Adakah Obat Untuk Penyakit Lupus?

Lupus merupakan salah satu penyakit kulit yang biasanya menyerang para wanita. Penyakit ini menyerang kulit, awal dari penyakit lupus ini seperti mengalami alergi kulit biasa, makanya banyak orang yang tidak mengetahui bahwa dia memiliki penyakit lupus.

Lupus memiliki siklus gejala, gejala pertama adalah munculnya ruam pada kulit anda, ruam bisa terdapat dimana saja seperti wajah, leher, kulit kepala bahkan mulut.

Faktor risiko penyakit lupus

Meskipun para doker tidak mengetahui apa yang menyebabkan lupus pada banyak kasus, mereka telah mengidentifikasi faktor apa saja yang meningkatkan risiko penyakit ini, antara lain:

  1. Jenis kelamin

Lupus lebih umum pada wanita.

  1. Usia

Meskipun lupus dapat berefek pada segala usia, termasuk bayi, anak dan orang dewasa, tetapi lupus paling umum terdiagnosis pada mereka yang berusia antara 15 sampai 40 tahun.

  1. Ras

Lupus umumnya terdapat pada ras Afrika, Hispanics dan Asia.

  1. Sinar matahari

Terkena sinar matahari dapat membawa pada lupus kulit atau memicu respon internal pada mereka yang rentan.

  1. Obat tertentu

Obat tertentu yang digunakan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan drug-induced lupus. Banyak obat yang secara potensial dapat memicu lupus, sebagai contoh antara lain adalah antipsychotic chlorpromazine; obat tekanan darah tinggi, seperti hydralazine; obat tuberculosis isonoazid dan obat jantung procainamide.

  1. Terinfeksi virus Epstein-Barr

Merupakan virus yang biasanya tertidur di dalam sel dari sistem imun anda meskipun tidak jelas alasan mengapa dan apa yang membuat virus tersebut aktif kembali.

  1. Terkena zat kimia

Beberapa studi menunjukkan bahwa mereka yang bekerja dan rentan terekspos merkuri dan silica memiliki peningkatan risiko lupus. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami lupus.

Adakah Obat Untuk Penyakit Lupus?

Hingga saat ini, SLE masih tidak bisa disembuhkan sehingga pengobatannya ditujukan untuk mengurangi tingkat gejala serta mencegah kerusakan organ pada penderita SLE. Puluhan tahun yang lalu SLE dianggap sebagai penyakit yang menakutkan karena pada saat itu banyak penderita lupus yang meninggal dunia akibat komplikasi dalam kurun waktu 10 tahun.

Namun kini kondisinya sudah jauh lebih baik karena pengobatan SLE terus berkembang. Hampir semua penderita SLE saat ini dapat hidup normal atau mendekati normal. Bantuan dari orang-orang di sekitar dan tenaga medis berperan penting untuk membantu penderita SLE bertahan menghadapi penyakit mereka.

Lupus kerap dijuluki sebagai penyakit seribu wajah karena lihai dalam meniru gejala penyakit lain. Hal ini juga membuat lupus sulit untuk didiagnosis sehingga terkadang membuat penanganannya kurang tepat. Kebanyakan dokter bahkan memerlukan waktu hingga lima tahun untuk mendiagnosa penyakit ini.

Terapi pada lupus

Terapi pada lupus sangat individualis tergantung dari ringan beratnya penyakit, tujuannya adalah menekan aktivitas penyakit dengan menimbang risiko efek samping. Pada pasien yang mengancam jiwa, maka terapi dilakukan seagresif mungkin dengan pemberian obat dosis yang sangat tinggi dan dilakukan di Rumah Sakit.

Untuk menangani kasus-kasus lupus yang berat, sebaiknya ditangani oleh ahli rematologi. Kesembuhan dari penyakit lupus sangat individual, pada intinya adalah menghilangkan pemicu seperti stres dan bayangan pasien maupun keluarga bahwa penyakit ini sangat menakutkan, agar sistem imun kembali menjadi normal fungsinya seperti sediakala.

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan cara tidak merokok. Asap rokok akan meningkatkan dan menjadikan gejala lupus semakin menjadi. Lebih baik jangan mejadi perokok aktif atau juga pasif saat Anda sudah terkena penyakit ini.

Pencegahan Penyakit Lupus

Berikut ini hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit lupus:

  1. Berolahraga Secara Teratur

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan hidup sehat lainnya yakni melakukan aktifitas olahraga yang teratur. Dengan aktivitas ini, Anda akan menjaga kesehatan jantung, mencegah osteoporosis, menambah adanya kekuatan otot, sampai mengatasi stres. Beragam khasiat dalam olahraga sangat dibutuhkan oleh pasien lupus. Namun, pilih jenis olahraga yang cocok dengan keadaan fisik.

  1. Hindari Paparan Sinar Matahari

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan cara menghindari paparan sinar matahari. Jangan selalu berada dalam paparan sinar matahari. Hal ini dapat meningkatkan gejala stroke. Jika keluar rumah lebih baik gunakan tabir surya yang memiliki SPF 30.

Cara mencegah lupus, Jangan sering terkena matahari saat jam 10 pagi sampai 16 sore. Gunakan baju lengan panjang, celana panjang, dan topi yang lebar saat keluar di siang hari.

  1. Tutup Lampu Neon Dengan Pelindung

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan menutup lampu neon. Hal ini karena lampu neon ternyata bisa mengandung sinar ultraviolet. Gunakan pelindung dengan teknologi nano dapat menjadi filter untuk sinar UV B dan UV C, dan UV A.

  1. Cukup Tidur

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan selalu istirahat yang cukup. Tidur tujuh jam setiap malam. Istirahat dapat meredakan rasa lelah. Namun jika banyak tidur juga akan membuat tubuh lelah. Jangan memakan makanan berat saat akan tidur.

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.