Penyakit Diabetes Dan Hipertensi

Penyakit Diabetes dan hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi penyakit inflamasi yang semakin banyak di derita masyarakat pada saat sekarang ini. Konsumsi makanan ditengarai menjadi penyebab utama penyakit ini, apalagi jika kamu termasuk orang yang doyan konsumsi makanan tinggi lemak, gula, atau bahan kimia lainnya.

Awalnya, diabetes dan hipertensi tak terlalu membahayakan tubuh anda. Namun jika anda masih menjalankan pola hidup yang tak sehat, penyakit ini akan semakin menggerogoti kesehatan pada tubuh anda.

Tekanan darah tinggi (hipertensi ) dapat menyebabkan dan membuat banyak komplikasi buruk pada diabetes, termasuk penyakit mata ( katarak ) dan penyakit ginjal. Kebanyakan penderita diabetes mengalami tekanan darah tinggi selama hidupnya. Jadi, mengontrol tekanan darah juga menjadi bagian dari rencana perawatan penderita diabetes.

Menderita diabetes meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan masalah kardiovaskular lainnya, karena diabetes memberikan pengaruh buruk pada arteri, meningkatkan peluang untuk Aterosklerosis ( penyempitan pembuluh darah ).

Aterosklerosis dapat memicu hipertensi ( tekanan darah tinggi ), yang jika dibiarkan berlarut-larut dan tanpa pengobatan, dapat menyebabkan kerusakan stroke, gagal jantung, serangan jantung, pembuluh darah, atau gagal ginjal.

Dibandingkan dengan orang bertekanan darah normal, orang yang menderita hipertensi memiliki peningkatan risiko:

- Stroke

- Gagal jantung

- Penyakit arteri koroner ( penyakit jantung )

- Penyakit pembuluh darah perifer ( penyempitan arteri di tangan dan kaki )

Bahkan tekanan darah batas normal tinggi atau pra-hipertensi ( didefinisikan sebagai 120-139 / 80-89 milimeter merkuri atau mmHg ) memiliki dampak pada kesehatan Anda. Studi menunjukkan bahwa orang yang pra-hipertensi selama periode 10 tahun memiliki dua sampai tiga kali lipat peningkatan risiko penyakit jantung.

Pembacaan tekanan darah itu sendiri cukup bervariasi, namun secara umum tekanan darah Anda harus kurang dari 130/80 mmHg. Angka pertama adalah “tekanan sistolik” atau tekanan dalam arteri saat jantung Anda berdetak dan mengisi arteri darah.

Angka kedua adalah “tekanan diastolik” atau tekanan dalam arteri saat jantung Anda terletak antara ketukan, mengisi diri dengan darah untuk kontraksi berikutnya. Memiliki tekanan darah normal adalah sebagai bagian penting dalam mengelola diabetes sama halnya melakukan kontrol yang baik pada gula darah anda dalam usaha untuk mencegah komplikasi diabetes.

Umumnya, tidak ada gejala yang dirasakan penderita. Maka dari itu memeriksa tekanan darah Anda secara teratur merupakan hal penting dan juga lakukan upaya pemantauan tekanan darah di rumah sesuai rekomendasi dari dokter.

Sebagai upaya mencegah tekanan darah tinggi anda bisa mengkonsumsi makanan berikut ini:

  1. Vitamin C

Vitamin C merupakan jenis vitamin yang tinggi akan manfaat sehat serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah efek berbahaya radikal bebas yang makin memperparah penyakit diabetes atau hipertensi.

  1. Jahe

Dengan kandungan lebih dari 500 senyawa alami, jahe tinggi akan manfaat sehat termasuk mengurangi peradangan dalam tubuh yang baik untuk meningkatkan kesehatan penderita diabetes dan hipertensi.

  1. Asam lemak omega 3

Asam lemak omega 3 adalah lemak yang sehat dan membantu mencegah penyakit jantung, nyeri sendi, dan peradangan. Penelitian di Amerika sendiri membuktikan bahwa asam lemak omega 3 mampu secara signifikan mengurangi peradangan akibat diabetes atau hipertensi.

Terkena penyakit diabetes atau hipertensi bukanlah alasan untuk malah malas menjaga kesehatan. Sebaliknya, kamu wajib mengonsumsi makanan di atas demi kesehatan tubuhmu.

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *