Apakah Penyakit Hepatitis B Bisa Disembuhkan?

Hepatitis (radang pada hati) B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati.

Hepatitis B merupakan penyakit hepatitis yang paling sering terjadi yang jarang diketahui orang awam, padahal virus ini lebih infeksius 100 kali daripada HIV.

Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan:

- Jarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing.

- Pada saat kehamilan, penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan.

- Penggunaan pisau cukur bersama.

- Tranfusi darah.

- Kontak langsung darah dengan darah.

- Hubungan seksual yang tidak aman.

- Penggunaan jarum suntik tidak sterilTertusuk jarum suntik yang terinfeksi.

Sekitar sepertiga kasus dari penderita hepatitis B dapat tidak mengalami gejala sama sekali. Sisanya, penderita hepatitis B dapat mengalami beberapa gejala.

Seperti penyakit flu, disertai dengan badan leas dan nyeri, sakit kepala, demam, nafsu makan menurun, diare, badan terlihat kuning (ikterik), mual dan muntah.

Diagnosis Penyakit Hepatitis B

Pertumbuhan penderita hepatitis B tersebut dipengaruhi oleh masalah demografi, sosial dan faktor lingkungan.

Di sisi lain juga karena faktor virus yaitu genotip dan mutasi virus. Secara genotip, Indonesia merupakan daerah menonjol untuk jenis hepatitis B dan C.

Bahaya hepatitis B akan menghinggapi seseorang, ketika dia sudah dinyatakan positif terjangkit virus hepatitis B.

Dan seseorang akan dinyatakan positif menderita penyakit hepatitis B oleh dokter bila telah menjalani serangkaian pemeriksaan secara klinis di laboratorium.

Dokter biasanya akan mempertimbangkan sejumlah indikator seperti HBsAg positif (antigen yang menandakan adanya infeksi) atau kenaikan enzim hati (SGOT dan SGPT).

Dari hasil pemeriksaan nanti, dokter kemudian akan menentukan apakah infeksi ini termasuk parah atau tidak. Sebagai contoh, tidak semua yang memiliki HBsAg positif akan mudah diobati karena harus dilihat dulu dari kelompok mana dan harus dilihat faktor lain yang menyebabkannya.

Sementara itu, seseorang akan dinyatakan mengidap hepatisis B kronis bila ia sudah menderita atau mengidap infeksi selama lebih dari enam bulan.

Diagnosa juga didasarkan pada adanya HBV DNA (indikasi replikasi virus aktif) dalam serum, kenaikan enzim hati, bukti histologis serta hasil USG yang menunjukkan proses peradangan hati.

Pengobatan Penyakit Hepatitis B

Pengobatan dilakukan untuk mencegah infeksi hepatitis B setelah terinfeksi. Jika Anda tahu Anda telah terpapar virus hepatitis B, segera hubungi dokter.

Menerima suntikan hepatitis B globulin imun dalam waktu 24 jam setelah terinfeksi dengan virus tersebut dapat membantu melindungi Anda dari berkembangnya infeksi hepatitis B.

  1. Pengobatan untuk infeksi hepatitis B akut

Jika dokter memutuskan bahwa Anda terinfeksi hepatitis B akut yang berarti itu berumur pendek dan akan hilang sendiri Anda mungkin tidak memerlukan pengobatan.

Sebaliknya, dokter Anda akan bekerja untuk mengurangi tanda-tanda dan gejala yang Anda alami saat tubuh melawan infeksi.

Dokter akan merekomendasikan tindak lanjut tes darah untuk memastikan virus tersebut telah meninggalkan tubuh Anda.

  1. Pengobatan untuk infeksi hepatitis B kronis

Jika anda telah didiagnosa dengan infeksi hepatitis B kronis, biasanya dokter akan merekomendasikan:

  1. Obat antivirus

Obat antivirus membantu melawan virus dan memperlambat kemampuannya untuk merusak hati. Beberapa obat tersedia. Dokter dapat menyarankan obat yang mungkin paling sesuai untuk Anda.

  1. Transplantasi hati

Jika hati telah rusak parah, transplantasi hati mungkin menjadi pilihan. Selama transplantasi hati, ahli bedah menghilangkan hati yang rusak dan menggantikannya dengan hati yang sehat.

Sebagian besar transplantasi hati berasal dari donor yang telah meninggal, meskipun sejumlah kecil berasal dari donor hidup.

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *