Hemoroid atau sering juga disebut wasir / ambien adalah pembengkakan dan peradangan pembuluh darah di sekitar anus dan bagian rektum bawah. Hemoroid mirip varises yang anda mungkin pernah melihatnya pada kaki seseorang.
Hemoroid sudah menjadi masalah kesehatan yang sangat umum. Hemoroid juga mengalami peningkatan pada saat kehamilan akibat tekanan langsung pada vena rektum. Hemoroid normalnya terdapat pada individu sehat dan terdiri dari bantalan fibromuskular yang sangat bervaskularisasi yang melapisi saluran anus.
Penyebab Penyakit Hemoroid
Penyebab sesungguhnya dari wasir yang bergejala tidak diketahui dengan jelas. Sejumlah faktor dipercaya turut berperan termasuk: kebiasaan buang air besar yang tidak teratur (konstipasi atau diare), kurang olah raga, faktor nutrisi (diet rendah serat), peningkatan tekanan intra-abdomen, genetik, tidak adanya katup di dalam pembuluh-pembuluh hemoroid, dan usia lanjut.
Faktor lain yang diduga meningkatkan risikonya termasuk obesitas, duduk dalam jangka waktu lama, batuk kronik, dan gangguan fungsi dasar panggul. Namun, sangat sedikit bukti mengenai keterkaitan ini.
Selama kehamilan, tekanan dari fetus pada abdomen dan perubahan hormonal menyebabkan pembuluh hemoroid membesar. Proses melahirkan juga menyebabkan peningkatan tekanan intra-abdomen. Wanita hamil jarang memerlukan pembedahan, karena gejalanya biasanya hilang setelah melahirkan.
Beberapa hal yang meningkatkan risiko anda terkena hemoroid:
- Sering mengangkat benda berat secara rutin.
- Sedang hamil.
- Usia semakin tua, yang membuat penopang jaringan tubuh menjadi semakin lemah.
- Batuk terus menerus atau sering muntah.
- Sering duduk dalam waktu lama.
- Kelebihan berat badan.
- Memiliki riwayat kesehatan keluarga yang sakit hemoroid.
- Sering melakukan hubungan seks melalui anus (anal intercourse).
Pencegahan Penyakit Hemoroid
Untuk mencegah dan mengurangi gejala dari hemoroid, berikut ini adalah beberapa saran yang bisa dilakukan:
- Jangan menahan BAB
Ketika di luar rumah, kita sering harus menahan keinginan untuk BAB karena alasan tidak ada toilet. Hal ini sebenarnya dapat meningkatkan risiko kekambuhan hemoroid. Menahan kotoran terlalu lama dapat membuatnya mengeras dan kering di dalam usus dan akhirnya susah untuk dikeluarkan.
Jadi, upayakan untuk BAB sebelum bepergian atau berusalah lebih keras mencari toilet umum saat muncul keinginan BAB ketika anda jauh dari rumah.
- Perbanyak minum air putih
Beberapa studi menunjukka bahwa air memiliki peran penting dalam menyehatkan pencernaan. Cukup air dapat membuat saluran pembuangan di tubuh anda menjadi lunak dan itu artinya mencegah konstipasi.
- Hindari mengangkat beban terlalu berat
Penelitian menunjukkan kelebihan beban pada tubuh bagian bawah, dapat menekan pembuluh darah di sekitar anus dan menyebabkan hemaroid. Jadi, ketika berolahraga angkat beban, ingat untuk bernapas secara teratur untuk meringankan beban dan tekanan pada kuartal belakang tubuh anda.
- Olahraga teratur
Nampaknya olahraga adalah obat ajaib untuk mencegah berbagai penyakit. Tidak hanya akan membantu anda menghindari masalah seperti penyakit jantung, diabetes, dan Alzheimer, tetapi juga menjaga otot anda kuat dan lentur, bahkan dapat meningkatkan performa seksual dan mencegah hemaroid kambuh.
Sangat menganjurkan agar anda melakukan 20 sampai 30 menit sehari latihan aerobik intensitas moderat, seperti jalan cepat, untuk merangsang perut dan membuat jadwal BAB menjadi teratur.
- Bersihkan area pribadi secara rutin
Meskipun alasannya masih belum jelas, beberapa studi menunjukkan korelasi antara kebersihan anus dengan kambuhnya wasir. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 138 relawan, para ilmuwan menemukan, hubungan erat antara aktivitas membersihkan anus dan area genital setelah buang air dengan kekambuhan hemaroid.
Para ahli menyarankan agar anda membersihkan area genital, termasuk anus, sebelum tidur untuk memperkecil risiko kekambuhan.



