Thypoid adalah penyakit infeksi bakteri pada usus halus dan terkadang pada aliran darah yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi A, B dan C, selain ini dapat juga menyebabkan gastroenteritis (keracunan makanan) dan septikemia (tidak menyerang usus).
Kuman tersebut masuk melalui saluran pencernaan, setelah berkembang biak kemudian menembus dinding usus menuju saluran limfa, masuk ke dalam pembuluh darah dalam waktu 24-72 jam. Kemudian dapat terjadi pembiakan di sistem retikuloendothelial dan menyebar kembali ke pembuluh darah yang kemudian menimbulkan berbagai gejala klinis.
Dalam masyarakat penyakit ini dikenal dengan nama thypoid, tetapi dalam dunia kedokteran disebut typhoid fever atau thypus abdominalis, karena berhubungan dengan usus pada perut.
Tanda Penyakit Thypoid
Umumnya, masa inkubasi dari bakteri penyebab thypoid yaitu sekitar 7-14 hari, tetapi juga bisa lebih cepat yaitu sekitar 3 hari atau bahkan bisa lebih lama yaitu hingga 30 hari. Kondisi ini merupakan durasi yang terjadi antara bakteri pertama kali masuk ke dalam jaringan tubuh sampai dengan timbulnya gejala awal.
Jika kondisi ini tidak segera ditangani dengan tepat dan cepat, maka kondisi kesehatan pengidap penyakit tifus akan semakin memburuk dalam beberapa minggu ke depan. Bahkan memerlukan waktu yang cukup lama hingga bulanan sebelum tubuh penderita thypoid bisa kembali pulih secara maksimal, ditambah lagi dengan semakin meningkatnya resiko dari berkembangnya komplikasi.
Tanda-tanda thypoid pun akan kembali muncul apabila tidak dilakukan pengobatan yang tepat dan cepat. Berikut ini merupakan beberapa tanda-tanda penyakit thypoid yang sering terjadi, diantaranya yaitu:
- Hilang kesadaran.
- Batuk kering.
- Nafsu makan menurun.
- Terjadi penurunan berat badan.
- Sakit perut dan diare.
- Terasa sakit pada otot-otot.
- Sering sakit kepala.
- Terjadi pembesaran organ ginjal dan organ hati.
- Merasa lelah dan lemas.
- Selalu berkeringat.
- Timbul ruam dan bintik-bintik merah berukuran kecil.
- Demam tinggi dan biasanya akan meningkat setiap minggu secara bertahap, demam akan semakin tinggi di malam hari.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi para penderita penyakit thypoid seperti pola makan serta perhatikan bahan makanan yang anda konsumsi. Makanan yang paling aman dan dianjurkan bagi penderita thypoid adalah bubur nasi atau bubur yang encer.
Bagi penderita thypoid ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari karena memiliki efek buruk bagi usus yang tengah bermasalah. Berikut ini adalah makana yang harus dihindari:
- Makanan pedas
Makanan pedas dapat menyebabkan organ-organ pencernaan panas. Ketika seorang penderita mengonsumsi makanan pedas, luka pada usus dapat mengalami pendarahan atau pembengkakan. Jika sudah demikian maka penyakit thypoid akan semakin lama untuk disembuhkan. Bahkan jika kebiasan mengonsumsi makanan pedas tetap dilanjutkan dapat membawa kematian bagi para penderitanya.
- Makanan berlemak
Dibandingkan dengan makanan berkarbohidrat, makanan berlemak lebih susah dicerna oleh tubuh. Hal ini dikarenakan ikatan kimia lemak lebih kompleks. Makanan dengan karbohidrat dapat dicerna mulai dari di mulut atau dilambung sementara pada makanan berlemak, proses pencernaan baru terjadi di dalam usus.
Penderita tifus yang mengonsumsi makanan berlemak ketika ususnya tengah bermasalah tidak heran jika usus mengalami pendarahan. Jika dibiarkan penderita bisa mengalami gangguan yang lebih parah.
- Kopi
Kopi dapat memicu naiknya tingkat keasaman pada lambung. Penderita thypoid dianjurkan untuk menghindari kopi karena dapat memperburuk keadaan pencernaannya. Usus yang tengah terluka ketika diberi asam maka lapisan mukosa di usus dapat terjadi pendarahan. Hal ini juga berlaku pada minuman bersoda, karbonasi dari soda di dalam perut bisa menyebabkan naiknya asam lambung.
- Buah yang dimakan dengan kulitnya
Buah yang dimakan dengan kulit seperti apel, jambu biji serta jeruk yang dimakan dengan kulit arinya merupakan jenis buah yang tidak boleh dikonsumsi penderita thypoid. Namun buah jeruk yang telah bersih dari kulit masih boleh dikonsumsi. Selain itu jenis buah yang mengandung gas seperti nangka dan durian juga tidak dianjurkan bagi penderita.
Bagi para penderita thypoid dianjurkan mengonsumsi banyak makanan yang bernutrisi dan menghindari makanan serta minuman yang dapat menyebabkan gangguan di usus. Penderita thypoid akan lebih baik memperbanyak berbaring di tempat tidur tanpa harus banyak gerak. Bagi penderita yang parah, rawat inap juga bisa dilakukan.



