Tanda-Tanda Penyakit Gastritis Yang Terjadi!

Penyakit gastritis menyebabkan radang yang menyerang pada lambung sehingga penderita akan merasakan rasa perih pada lambung, mual dan panas pada lambung, penyakit gastritis lebih dikenal sebagai maag oleh masyarakat awam.

Penyakit gastritis juga merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh umat manusia, pada tataran tertentu penyakit gastritis akan sangat menyakitkan dan menyiksa anda, penyakit gastritis bisa disebabkan oleh naiknya asam lambung yang dapat merusak lambung anda dan menyebabkan peradangan sehingga lambung anda menjadi terluka dan terkadang muncul tukak pada lambung anda.

Penyakit gastritis adalah salah satu penyakit yang paling banyak ditangani oleh dokter mengingat penyakit ini dapat menyebabkan rasa nyeri yang hebat disertai muntah-muntah karena mual dan terkadang juga berlanjut pada rasa pening dan pusing pada kepala.

Tanda Penyakit Gastritis

Inilah bebera tanda penyakit gastritis yang perlu diketahui, sebagai berikut:

  1. Sakit ulu hati

Gejala sakit gastritis yang paling utama dan sering dirasakan adalah sakit perut kiri atau agak ketengah, atau dalam bahasa indonesia daerah ulu hati rasa sakit yang dirasakan dapat berupa perih, rasa panas atau terbakar yang bisa menjadi lebih buruk atau lebih baik setelah makan.

  1. Mual dan muntah

Sering kita jumpai seseorang yang mengalami sakit gastritis akan sering mengalami mual atau rasa ingin muntah, walau demikian tak sedikit juga yang akhirnya benar-benar muntah atau mengeluarkan isi perut baik berupa cairan kuning, hijau, atau bercampur dengan makanan.

Hal ini terjadi karena lambung sering mengalami kontraksi yang sering juga disertai dengan rasa sakit yang bertambah hebat. Tapi jangan khawatir, ada obat gastritis yang dapat meredakan keluhan ini.

  1. Bersendawa

Pada sakit gastritis, ada banyak asam lambung yang diproduksi, cairan asam ini menghasilkan banyak gas sehingga seseorang akan sering mengalami sendawa walaupun tidak habis makan atau minum. Itulah kenapa bersendawa merupakan salah satu dari sekian banyak ciri-ciri sakit gastritis yang perlu kita amati.

  1. Kembung

Dengan alasan yang hampir sama dengan gejala di atas, perut kembung juga merupakan dampak dari peningkatan asam lambung dan gas yang berada dalam lambung maupun usus, selain itu terjadi pula perlambatan pergerakan lambung dan usus. Untuk itu orang yang sakit gastritis tidak boleh makan sesuatu yang membuat tambah kembung.

  1. Perut terasa penuh

Gejala sakit gastritis selanjutnya yang sering dikeluhkan oleh pasien adalah perut yang terasa penuh, hal ini juga terjadi karena lambatnya pergerakan usus dan lambung sehingga makanan cendrung tertahan dalam saluran cerna. Itulah mengapa orang yang sakit gastritis dianjurkan untuk makan sedikit-sedikit tapi sering.

  1. Kehilangan nafsu makan

Jika perut sudah kembung dan terasa penuh, apalagi disertai dengan mual, maka sudah pasti akan mengalami gejala gastritis selanjutnya, yaitu tidak nafsu makan. Walau demikian pasien harus tetap makan, karena kalau tidak konsentrasi asam lambung semakin meningkat dan mencerna jaringan lambung itu sendiri.

  1. Nyesek

Banyak yang tak menyangka bahwa nyesek merupakan salah satu ciri-ciri sakit gastritis, nyesek di sini artinya adalah rasa tak nyaman pada uluhati (seolah-olah tertahan dari bawah) saat seseorang menarik nafas. Hal ini terjadi karena saat tarik nafas paru-paru mengebang dan diafragma menekan lambung yang berada di bawahnya, yang sedang meradang.

  1. Muntah darah

Gejala ini hanya terjadi pada kasus gastritis yang parah atau sampai terbentuknya luka atau tukak lambung sehingga berdarah, darah akan keluar bersama muntah, namun ciri khasnya adalah darah berwarna hitam (hematemesis), namun tidak menutup kemungkinan darah berwarna agak kemerahan. Kondisi seperti ini harus segera mendapatkan perhatian medis.

  1. Bab warna hitam

Hal ini terjadi pada kasus yang parah, ketika tidak semua darah dimuntahkan, maka bisa keluar bersama keluarnya feses, terlihat juga buang air besar berdarah dengan warna hitam (melena).

Hal ini terjadi karena darah merah yang bercampur dengan asam lambung akan berubah warna menjadi hitam. Kondisi seperti ini harus segera mendapatkan perhatian medis.

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *