Flu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan (sistem yang terdiri dari hidung, tenggorokan, dan paru-paru). Gejala-gejala flu yang biasa dirasakan di antaranya adalah demam, sakit kepala, batuk-batuk, pegal-pegal, nafsu makan menurun, dan sakit tenggorokan.
Masa inkubasi virus flu termasuk singkat. Anda akan mengalami gejala hanya dalam waktu satu hingga tigahari setelah pertama kali terinfeksi. Masa di mana flu paling menular adalah di hari ketika gejala mulai muncul hingga tiga atau tujuh hari berikutnya.
Banyak yang mengira flu serupadengan pilek karena kemiripan gejalanya, namunanggapan ini tidak tepat. Jenis virus yang menyebabkan flu berbeda dengan pilek biasa. Selain itu, flu cenderung memiliki masa inkubasi yang lebih singkat dengan gejala yang lebih parah sehingga dapat menghambat rutinitas penderita.
Sedangkan pilek umumnya muncul secara bertahap dengan gejala yang lebih ringan sehingga tidak terlalu berdampak kepada rutinitas penderita.
Jenis Penyakit Influenza
Adapun beberapa jenis dari penyakit influenza yaitu:
- Virus influenza A
Genus ini memiliki satu spesies, virus influenza A. Unggas akuatik liar merupakan inang alamiah untuk sejumlah besar varietas influenza A. Kadangkala, virus dapat ditularkan pada spesies lain dan dapat menimbulkan wabah yang berdampak besar pada peternakan unggas domestik atau menimbulkan suatu pandemi influenza manusia.
Virus tipe A merupakan patogen manusia paling virulen di antara ketiga tipe influenza dan menimbulkan penyakit yang paling berat. Virus influenza A dapat dibagi lagi menjadi subdivisi berupa serotipe-serotipe yang berbeda berdasarkan tanggapan antibodi terhadap virus ini.
- Virus influenza B
Virus influenza B hampir secara eksklusif hanya menyerang manusia dan lebih jarang dibandingkan dengan influenza A. Hewan lain yang diketahui dapat terinfeksi oleh infeksi influenza B adalah anjing laut dan musang.
- Virus influenza C
Virus influenza C yang menginfeksi manusia, anjing, dan babi, kadangkala menimbulkan penyakit yang berat dan epidemi lokal. Namun, influenza C lebih jarang terjadi dibandingkan dengan jenis lain dan biasanya hanya menimbulkan penyakit ringan pada anak-anak.
Virus-virus tersebut memiliki kekerabatan yang jauh dengan virus parainfluenza manusia, yang merupakan virus RNA yang merupakan bagian dari family paramyxovirus yang merupakan penyebab umum dari infeksi pernapasan pada anak, seperti croup (laryngotracheobronchitis), namun dapat juga menimbulkan penyakit yang serupa dengan influenza pada orang dewasa.
Ciri Penyakit Influenza
Ciri dari penyakit influenza yang umum terjadi yaitu:
- Sakit kepala
- Sakit kepala yang parah dengan sakit disekitar dan di belakang mata
- Rasa lelah yang luar biasa
- Batuk kering
- Sakit tenggorokan
- Hidung berair atau hidung tersumbat
- Sakit di seluruh tubuh (terutama di punggung dan kaki)
- Gejala gangguan pencernaan seperti mual, muntah dan diare yang lebih sering terjadi kalangan anak-anak dibanding orang dewasa.
Mengatasi Penyakit Influenza
Untuk mengatasi penyakit influenza berikut cara yang dapat anda lakukan:
- Cobalah kompres hangat
Letakkan kain hangat pada dahi dan hidung, karena kain hangat merupakan alat yang ampuh untuk meredakan sakit kepala atau sinus.
- Lemon dan Madu
Kombinasi Lemon hangat dan Madu merupakan salah satu pengobatan ala rumahan yang mujarab. Kandungan vitamin dari lemon dan madu serta kehangatannya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh kita, sekaligus memberi kelegaan pada daerah tenggorokan dan sinus kita.
- Melembabkan
Menghirup udara lembab membantu meringankan hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Salah satu strategi yang efektif adalah dengan menikmati mandi uap beberapa kali sehari, atau sekedar menyalakan shower dan duduk di kamar mandi selama beberapa menit hanya untuk menghirup uap.
- Terapi
Untuk terapi hidung tersumbat, bawalah panci dengan air mendidih, gantungkan handuk di atas kepala Anda, tutup mata Anda, sambil duduk di bawah tenda. Kemudian bernapaslah dalam-dalam melalui hidung Anda selama 30 detik.
Menambahkan satu atau dua tetes minyak peppermint atau eucalyptus ke air untuk ekstra dahak juga dapat Anda coba. Ulangi sesering yang diperlukan untuk mengurangi penyumbatan.



