Influenza (flu) merupakan jenis penyakit menular akibat serangan virus influenza, yang menyerang sistem pernafasan: hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Tingkat keparahan flu beragam, bisa tidak berbahaya (tingkat ringan), berat (cukup parah), bahkan sampai bisa menyebabkan kematian. Masa inkubasinya adalah dua hari dan infeksinya sendiri bisa berlangsung selama satu minggu.
Gejala utama flu adalah menggigil, demam (lebih dari 38oC), sakit tenggorokan, nyeri sendi dan otot (terutama di punggung, tangan, dan kaki), pusing, sakit kepala, batuk (batuk kering), pilek, bersin-bersin, tubuh lelah/letih. Flu pada anak-anak seringkali menyebabkan pusing dan muntah.
Orang tua, anak-anak, wanita hamil, orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, orang yang tidak terlalu baik kondisi kesehatannya (menderita penyakit tertentu), orang yang sering melakukan kontak langsung dengan penderita flu, dan orang yang tinggal di lingkungan yang tidak bersih adalah mereka yang paling beresiko terkena komplikasi serius akibat flu.
Musim hujan dan kondisi cuaca yang tidak menentu merupakan saat yang paling sering terkena serangan flu. Mereka yang beresiko tinggi tersebut harus mendapatkan perawatan dan penanganan segera bila terserang flu untuk mencegah berbagai komplikasi yang serius dan berbahaya.
Gejala Penyakit Infuenza
Flu akan mulai menimbulkan gejala dalam satu sampai tujuh hari setelah berhubungan dengan virus flu. Virus kebanyakan mempengaruhi tenggorokan, hidung dan paru-paru. Gejala sering mulai dengan cepat, dan biasanya diawali dengan demam antara 38,8 - 40 ºC (102-106 ºF). Seiring dengan demam, terdapat gejala umum seperti berikut ini:
- Demam
- Nyeri tubuh dan nyeri otot
- Radang tenggorokan
- Wajah menjadi memerah
- Kurangnya nafsu makan
- Sering merasa sakit kepala
- Pusing dan mual
- Kurangnya tenaga.
Setelah beberapa hari, rasa sakit dan demam biasanya mereda. Namun, gejala baru mulai terjadi seperti:
- Bersin
- Terjadinya batuk kering
- Pilek (bening dan encer)
- Hidung tersumbat
- Beratnya pernafasan.
Pengobatan Penyakit Influenza
Flu yang menyerang seseorang yang masih muda dan tidak sedang menderita penyakit kronis tertentu biasanya bukan merupakan hal yang serius. Beberapa kasus flu bisa sembuh dengan sendirinya selama satu atau dua minggu tanpa obat dan perawatan medis.
Saat seseorang terserang flu, hal yang paling dibutuhkan adalah istirahat agar sistem kekebalan tubuh bisa bekerja untuk melawan virus flu, cairan yang banyak, dan pasokan gizi yang baik dan cukup.
Untuk kasus flu yang menyerang anak-anak (termasuk bayi), orang tua, dan orang yang menderita penyakit tertentu, perlu dilakukan penanganan medis seperti pemberian obat agar terhindar dari komplikasi berbahaya yaitu pneumonia, bronkitis, infeksi sinus, infeksi telinga dan kematian.
Penyakit flu disebabkan oleh virus. Oleh karena itu, dalam pengobatannya sebaiknya diberikan obat antivirus bukan antibiotik (yang khusus mengobati infeksi akibat bakteri). Obat antivirus flu misalnya oseltamivir (Tamiflu) yang dikonsumsi 2 hari setelah gejala pertama muncul dapat meringankan sakit yang diderita (mencegah timbulnya komplikasi serius) dan mempercepat proses penyembuhan.
Penderita flu juga bisa meminum obat penurun panas untuk menurunkan gejala demam seperti ibuprofen atau parasetamol, namun ingat hindari aspirin pada anak-anak karena dapat memicu timbulnya penyakit serius yaitu Reye Syndrome, penyakit yang jarang namun cukup serius, menyerang hati dan otak dengan gejala sering muntah, sering lesu, dan mengantuk, mudah marah, perilaku agresif, kejang, hilang kesadaran dan pada bayi timbul diare, pernafasan cepat.



