Influenza adalah suatu infeksi virus yang menyebabkan demam, hidung berlendir, sakit kepala, batuk, rasa tidak enak badan dan terjadi peradangan pada selaput lendir hidung dan saluran pernafasan. Penyakit ini banyak menyerang ketika pergantian musim panas ke dingin, atau musim panas ke musin penghujan.
Di dalam udara yang lembab virus akan lebih mudah berkembang biak dan akan mengganggu system kekebalan tubuh anda. Gejala Influenza muncul dalam waktu 24-48 jam setelah terinfeksi dan bisa timbul secara tiba-tiba, ketika system kekebalan tubuh manusia mulai melemah.
Jenis Penyakit Influenza
Virus flu bisa diklasifikasikan sebagai Tipe A, B dan C. Tipe A digolongkan lebih lanjut ke subdivisi berupa struktur kimia (serotipe) virus yang berbeda berdasarkan tanggapan antibodi terhadap virus ini. Jenis virus yang diidap akan mengakibatkan gejala yang berbeda-beda.
Jenis A dan B menyebabkan jenis yang paling umum dari virus dan bertanggung jawab atas wabah influenza dan wabah musiman flu. Virus tipe A dapat menyerang hewan dan manusia, sedangkan influenza tipe B hanya menyerang manusia.
Flu tipe C lebih jarang terjadi dan tidak berhubungan dengan flu musiman. Jenis ini biasanya menyebabkan gejala gangguan pernapasan ringan dan kurang serius dibandingkan dengan jenis lainnya.
Beberapa orang lebih sering terkena flu dibandingkan yang lainnya. Selain itu, wabah flu biasanya terjadi pada musim dingin karena suhunya merupakan kondisi ideal bagi virus untuk bertahan hidup. Flu juga lebih mudah menyebar ketika orang-orang sebagian besar berada di dalam ruangan dan lebih sering berhubungan dengan orang lain.
Penyebaran Penyakit Influenza
Penyebaran utama virus influenza adalah dari orang ke orang dalam titik-titik air (droplet) yang dilontarkan saat batuk atau bersin. Kendati jarang terjadi, virus ini juga bisa tersebar ketika seseorang menyentuh droplet dari orang lain atau pada benda lalu menyentuh mulut atau hidungnya sendiri tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
Studi-studi ilmiah menunjukkan, bahwa orang dewasa dapat melepaskan virus dari 1 hari sebelum mengembangkan gejala sampai lebih dari 7 hari sesudah sakit. Anak-anak kecil dapat melepaskan virus lebih dari 7 hari. Tapi secara umum, lebih banyak virus yang dilepaskan diawal sakit ketimbang sesudahnya.
Gejala Sakit Influenza
Seorang yang sedang sakit influenza biasanya merasa dingin pada tubuh. Hal tersebut akan diikuti sering terjadi demam, dengan suhu tubuh mencapai 38,9-39,4º Celsius. Tidak sedikit penderita influenza yang merasa sakit dan nyeri di seluruh tubuh (terutama di punggung dan tungkai) sehingga harus tinggal di tempat tidur.
Beberapa penderita juga akan merasakan Sakit kepala, dengan sakit yang dirasakan di sekeliling dan di belakang mata, dan akan terasa lebih buruk ketika terkena Cahaya terang. Terjadi gejala saluran pernafasan relatif ringan, berupa rasa gatal di tenggorokan, rasa panas di dada, batuk kering dan hidung berair.
Untuk tahapan lebih lanjut, gejala Influenza akan disertai dengan batuk berdahak, Kulit teraba hangat dan kemerahan, terutama di daerah wajah. Mulut dan tenggorokan berwarna kemerahan, mata berair dan bagian putihnya mengalami peradangan ringan.
Bahkan beberapa pasien, terutama pada anak-anak juga akan mengalami mual dan muntah. Seluruh gejala diatas biasanya akan menghilang dalam waktu 2-5 hari. Sedangkan Bronkitis dan batuk akan hilang dalam waktu 10 hari atau lebih, dan di butuhkan 6-8 minggu untuk pemulihan secara total.
Cara Mencegah Penyakit Influenza
Hal yang paling efektif dan ampuh untuk mencegah penyakit influenza ini adalah dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi cukup sekali diberikan dalam setahun. Bentuk vaksinasi ini biasanya berupa injeksi atau suntikan.
Tapi tidak menutup kemungkinan, walaupun telah mendapatkan vaksinasi belum tentu tidak terkena penyakit influenza. Pada intinya masih bisa tetap terinfeksi, hanya saja gejala yang dirasakan tidaklah parah. Selain melakukan vaksinasi, untuk mencegah terjadinya penyakit influenza dapat dilakukan dengan melakukan beberapa hal dibawah ini:
- Melakukan olah raga secara teratur.
- Perbaiki pola makan yang seimbang.
- Biasakan mencuci tangan setelah selesai melakukan kegiatan.
- Hindari kontak fisik dengan penderita flu jika memang tidak diperlukan.
- Banyak beristirahat dan jangan terlalu memforsir tenaga dan pikiran secara berlebihan.
- Pergunakan masker untuk melindungi mulut dan hidung.



