Ginjal merupakan organ berpasangan. Beratnya ± 125 gr, terletak pada posisi disebelah lateral vertebralis torakalis bawah, beberapa cm dsebelak kanan dan kiri garis tengah. Organ ini terbungkus oleh jaringan ikat tipis disebut kapsula renis. Disebelah anterior dipisahkan kavum abdomen dan isinya oleh lapisan peritoneum.
Disebelah posterior dilindungi oleh dinding toraks bawah. Darah dialirkan kedalam setiap ginjal melalui arteri renalis dan keluar dari dalam ginjal melalui vena renalis. Arteri renalis berasal dari aorta abdominalis dan vena renalis membawa darah kembali kedalam vena kava inverior. Urin terbentuk dalam unit-unit fungsional ginjal dalam nefron.
Penyakit ginjal adalah ginjal kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan tubuh dalam keadaan normal. Penyakit ginjal dibagi menjadi dua kategori yaitu penyakit ginjal kronik dan penyakit ginjal akut.
Penyebab Penyakit Ginjal
Berikut ini beberapa penyebab timbulnya penyakit ginjal:
- Mengalami infeksi parah
Infeksi tubuh seperti demam, malaria, maupun penyakit infeksi lainnya juga berpotensi menjadi penyebab penyakit ginjal meskipun tidak akut. Hal tersebut bisa terjadi karena kurangnya cairan akibat infeksi, sehingga ginjal akan bekerja sangat keras.
Pengobatan pertama yang bisa dilakukan adalah mengkonsumsi air mineral sebanyak 3 liter setiap harinya, hingga satu minggu pasca penyembuhan.
- Sumbatan saluran kencing
Bagi Anda yang sering menahan buang air kecil terlalu lama, cobalah untuk mengurangi kebiasaan tersebut. Faktanya, aktivitas sumbatan saluran kencing adalah salah satu penyebab penyakit ginjal yang utama.
Jika Anda merasa sudah ingin buang air kecil, maka lakukan dengan sewajarnya, jangan menunggu air kencing yang sangat banyak. Selain itu, Anda juga harus menyudahi bila kencing sudah tidak keluar, jangan memaksakan kencing keluar lebih banyak.
- Diabetes melitus
Diabetes adalah salah satu penyebab penyakit ginjal yang utama. Diketahui terdapat 3 jenis tipe diabetes melitus dimana ketiganya berhubungan dengan kesehatan ginjal. Bagaimana diabetes menyebabkan gagal ginjal?
Penderita diabetes mengalami lonjakan gula atau glukosa dalam darahnya. Glukosa yang terlalu tinggi akan mengganggu fungsi ginjal dalam menyaring kotoran dalam darah.
Oleh karena itu semua penderita diabetes perlu secara sadar menjaga tingkat gula darah mereka dengan menghindari makanan yang terlalu manis yang dapat meningkatkan glukosa.
- Hipertensi
Hipertensi kerap diasosiasikan dengan ginjal karena tekanan darah yang terlalu tinggi akan mengganggu fungsi ginjal. Saat tekanan darah terlalu tinggi timbul tekanan dalam pembuluh darah dalam ginjal yang menyebabkan ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik dalam menyaring kotoran dalam darah.
- Peradang pada ginjal
Radang ginjal merupakan penyakit ginjal ringan. Biasanya ditandai dengan keluarnya darah pada air kencing seseorang. Namun, bisa sembuh dengan sendirinya atau berobat ke dokter umum. Hanya saja penyakit tersebut bisa menyerang ginjal secara akut ketika imunitas imun sedang kurang baik. Hal ini paling sering dialami oleh penderita virus HIV, hepatitis dan lupus.
- Penyakit ginjal polikistik
Penyakit ginjal juga bisa diturunkan. Namun, biasanya penyakit ginjal turunan tidak memiliki gejala yang berarti sehingga seseorang tidak akan khawatir dengan akibatnya. Penyakit ini baru akan terasa ketika seseorang kurang menjaga konsumsi makanan maupun minuman dan pola hidup yang sehat.
- Sesak nafas
Sesak nafas juga berpotensi menjadi faktor penyebab penyakit ginjal. Hal tersebut dikarenakan kurangnya penarikan nafas pada paru-paru, menyebabkan seseorang enggan untuk meminum air mineral dalam jumlah banyak.
Selain itu, oksigen buatan yang diberikan oleh penderita sesak nafas mengakibatkan tubuh kekurangan cairan. Hal tersebut bila terjadi secara terus-menerus akan mengakibatkan seseorang mengalami penyakit ginjal yang akut.
Demikian beberapa penyebab penyakit ginjal yang perlu diketahui. Agar terhindar dari penyakit tersebut maka tidak ada cara lain selain mulai menjaga kesehatan ginjal dari sekarang. Perbanyaklah konsumsi air putih agar tubuh tidak dehidrasi sehingga ginjal dapat berfungsi dengan baik. Ingat mencegah lebih baik daripada menyembuhkan.
- Kurang cairan / dehidrasi
Kurangnya cairan adalah faktor utama penyebab penyakit ginjal. Hal tersebut tidak hanya terjadi ketika Anda kurang minum tapi juga bisa diakibatkan oleh seringnya buang air besar, yaitu lebih dari 3x dalam sehari, muntah-muntah, dan pendarahan yang banyak.
Bila tidak diimbangi dengan minum dalam jumlah banyak, maka dapat merusak ginjal dalam waktu yang cepat. Ada beberapa faktor yang dapat membuat tubuh mengalami dehidrasi, diantaranya:
- Alami kecelakaan
Seseorang yang tertimbun bangunan akibat bencana alam dan lama baru dievakuasi juga berpotensi mengalami sakit ginjal. Hal tersebut dikarenakan mereka tidak menyadari bahwa semakin lama dievakuasi, maka berakibat pada dehidrasi.
Selain itu, orang yang mengalami kecelakaan besar biasanya juga berpotensi terkena penyakit ginjal, berkaitan dengan rusaknya otot-otot saat terjadi kecelakaan.
- Alami luka bakar
Orang yang mengalami luka bakar perlu mewaspadai efek domino yang muncul setelahnya yaitu gagal ginjal. Pasalnya, luka bakar akan membuat lapisan kulit semakin menipis. Keadaan tersebut secara tidak langsung menyebabkan air mudah menguap melalui kulit.
Jika dibiarkan terjadi, tubuh akan mengalami dehidrasi sehingga dapat menyebabkan penyakit ginjal akut. Luka bakar yang cukup berpengaruh dalam hal ini adalah luka yang berkisar lebih dari 30% dari bagian tubuh.
- Makanan dan minuman tertentu
Beberapa jenis makanan dapat menyebabkan sakit ginjal kronis terutama makanan dari protein hewani, memiliki kandungan garam tinggi, gula, dan pemanis buatan. Begitu pula jenis minuman soda dan minuman energi yang mengandung banyak zat kimia berbahaya di dalamnya dapat menyebabkan sakit ginjal terutama jika dikonsumsi terlalu sering.
- Pengaruh obat yang dikonsumsi
Obat-obatan, baik itu yang dijual bebas maupun yang didapat melalui resep dokter adalah penyebab penyakit ginjal yang berbahaya. Bagi Anda yang sering mengkonsumsi obat, baik multivitamin atau obat ringan antibiotik, maka cobalah untuk mengurangi dosis pemakaiannya.
Obat-obatan tersebut berpotensi untuk membuat ginjal Anda bermasalah. Khususnya, obat keras, seperti obat kanker, jantung, dan darah tinggi. Konsultasikan dengan dokter yang menangani tentang efek samping dari obat tersebut sebelum dikonsumsi dalam jangka panjang.


