Kolestasis merupakan suatu penyakit di mana aliran empedu terhambat. Dalam keadaan normal, cairan empedu yang dihasilkan oleh sel hati akan dialirkan masuk ke dalam kantong empedu.
Di dalam kantong ini cairan empedu ditampung untuk sementara waktu. Jika ada makanan di dalam usus, kantong empedu akan memompa cairan empedu yang ada di dalamnya.
Cairan kemudian akan mengalir lewat saluran empedu dan masuk ke dalam usus halus. Di usus halus, cairan empedu membantu pencernaan lemak.
Selain itu, cairan empedu juga berfungsi memberi warna pada tinja sehingga tampak kekuningan atau kecoklatan.
Gejala Penyakit Kolestasis
- Kulit gatal.
- Mual dan muntah.
- Nafsu makan hilang.
- Demam.
- Kuning pada kulit atau mata.
- Warna urin seperti teh pekat.
- Warna tinja lebih pucat dan banyak mengandung lemak.
- Nyeri perut.
Cara Mengatasi Penyakit Kolestasis Dengan Obat Herbal
- Daun Sirsak
Khasiat daun sirsak mengandung vitamin C yang sangat tinggi, antioksidan, fosfor, kalsium. Selain itu sirsak juga mengandung banyak serat pangan (dietary fiber) juga senyawa fitokimia.
Yang mampu mengobati berbagai macam penyakit termasuk hati. Hasil riset beberapa universitas mengemukakan bahwa daun sirsak 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi yang biasa digunakan dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker.
Daun sirsak ini membasmi sel-sel jahat secara selektif tanpa membahayakan atau membunuh sel-sel yang sehat.
Ekstrak kulit manggis yang dipadukan dengan ekstrak daun sirsak dapat melancarkan sirkulasi darah, melebarkan pembuluh darah, meningkatkan kesehatan kardiovaskuler, meningkatkan sistem imunitas, menormalkan tekanan darah, kolesterol dan gula darah, memperbaiki dan mengembalikan fungsi hati.
- Liquorice
Bekerja untuk melindungi hati dan meningkatkan penyembuhan pada organ vital ini. Sifat anti-inflamasi pada tumbuhan ini membantu pengobatan peradangan hati/hepatitis.
Liquorice juga berfungsi dalam membasmi virus penyebab hepatitis dan persendian senyawa antioksidan yang berharga dapat membantu menjaga kesehatan hati secara keseluruhan.
- Astragalus Mongholicus
Sering digunakan untuk penyembuhan flu, ISPA, alergi, fibromyalga, anemia, HIV/AIDS, dan untuk memperkuat/mengatur sistem kekebalan tubuh.
Astragalus Mongholicus juga dapat digunakan sebagai tonik umum, untuk melindungi hati, dan untuk melawan bakteri dan virus.
- Buah Manggis
Buah manggis yang dikenal dengan sebutan “Queen of Fruits” ini memiliki banyak kandungan vitamin B1, B2 dan C serta kandungan zat penting bagi tubuh seperti kalsium, potassium, sodium dan zat besi.
Selain vitamin dan zat tersebut, kulit buah manggis, yang belakangan terkenal dengan khasiatnya sebagai obat herbal yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit, juga kaya akan kandungan xanthone.
Xanthone dalam kulit buah manggis ini memiliki fungsi untuk membunuh penyakit dan memperbaiki sel yang rusak sekaligus melindungi sel-sel dalam tubuh.
Dengan demikian kulit buah manggis ini merupakan satu dari sekian pilihan herbal untuk obat penyakit hati.
Cara menggunakan kulit manggis sebagai obat penyakit hati adalah dengan mengupas kulit luar manggis yang keras, dan mengambil kulit bagian dalamnya yang lembut.
Kulit dalam buah manggis ini kemudian dibersihkan dan dikeringkan. Kulit buah manggis yang telah dikeringkan kemudian direbus dalam air. Air rebusan kulit buah manggis inilah yang digunakan sebagi obat penyakit hati.
Selain dapat digunakan sebagai obat, Air rebusan kulit buah manggis ini juga bisa digunakan sebagai upaya preventif terhadap resiko penyakit hati.
- Lopatherum Gracile
Lopatherum Gracile kini banyak digunakan sebagai ramuan bermanfaat untuk mengobati jantung, lambung dan usus kecil, juga sangat efektif dalam mengobati pasien dengan jumlah minim urin dan untuk mempromosikan kesehatan sistem kemih.
Selain itu juga, Lopatherum Gracile ini mampu meningkatkan fungsi jantung, mengatasi gelisah dan sulit tidur, menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol dan juga bagus dalam menjaga fungsi hati.



