Ternyata Ini Penyebab Gastritis Akut Itu!

Gastritis adalah peradangan pada dinding lambung. Ini bukanlah penyakit, namun sebuah kondisi yang disebabkan oleh beragam faktor yang berbeda, seperti konsumsi alkohol berlebihan, stres, muntah-muntah yang kronis, atau obat-obatan tertentu. Infeksi, refluks empedu, bakteri, dan anemia pernikus juga penyebab umum dari gastritis lainnya.

Pada kebanyakan kasus, gastritis bukanlah kondisi yang serius. Namun, jika dibiarkan, hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya darah dalam jumlah banyak karena ulkus dan/atau kanker lambung.

Kondisi ini dapat menjadi akut atau kronis. Gastritis akut dideskripsikan sebagai gastritis yang muncul secara tiba-tiba. Sedangkan, gastritis kronis berkembang seiring berjalannya waktu.

Jenis Penyakit Gastritis

Adapun penjabaran dari jenis penyakit gastritis sebagai berikut:

  1. Gastritis Akut Erosif

Gastritis yang kedua adalah gastritis akut erosif, merupakan peradangan yang terjadi di permukaan mukosa lambung dan bersifat akut, disertai terjadinya kerusakan erosi. Untuk perjalanan penyakit umumnya bersifat ringan, walaupun terkadang bisa mengakibatkan keadaan darurat medis, yaitu pendarahan pada saluran cerna bagian atas.

  1. Gastritis Kronik

Gastritis kronik merupakan suatu peradanganpada bagian mukosa lambung dengan waktu hingga menahun. Gastritis kronik ini seringkali dihubungkan ke karsinoma lambung dan juga ulkus peptik, namun hubungan sebab akibat di antara keduanya masih belum diketahui.

Penyebab Gastritis Akut

Penyakit gastritis akut memiliki jenis dan adapun penyebabnya yaitu:

  1. Gastritis eksogen akut. Disebabkan faktor dari luar yang terdiri dari beberapa bagian:

- gastritis eksogen akut yang simple, disebabkan oleh: makanan

- makanan dan minuman panas yang dapat merusak mukosa lambung, seperti rempah-rempah, alkohol dan sebagainya.

- obat-obatan, seperti: analgetik, anti inflamasi, antibiotik.

- bahan kimia dan minuman yang bersifat korosit, bahan alkali yang kuat seperti, soda, kaustik, (non-hydroxide) korosit sublimat.

  1. Gastritis endogen akut. Disebabkan kelainan dalam tubuh yang terdiri dalam beberapa bagian:

- gastritis infektiosa akut, disebabkan oleh toksin atau bakteri yang beredar dalam darah dan masuk ke jantung, misalnya morbili, dipteri, variola.

- gastritis egmonos akute, disebabkan oleh invasi langsung dari bakteri pirogen pada dinding lambung, seperti streptococcus, stpilacoccus.

Obat Paracetamol Untuk Gastritis

Paracetamol adalah salah satu obat yang masuk ke dalam golongan analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Obat ini dipakai untuk meredakan rasa sakit ringan hingga menengah, serta menurunkan demam. Untuk orang dewasa, dianjurkan untuk mengonsumsi paracetamol 1-2 tablet sebanyak 500 miligram hingga 1 gram tiap 4-6 jam sekali dalam 24 jam.

Paracetamol mengurangi rasa sakit dengan cara menurunkan produksi zat dalam tubuh yang disebut prostaglandin. Prostaglandin adalah unsur yang dilepaskan tubuh sebagai reaksi terhadap kerusakan jaringan atau infeksi, yang memicu terjadinya peradangan, demam, dan rasa nyeri. Paracetamol menghalangi produksi prostaglandin, sehingga rasa sakit dan demam berkurang.

Interaksi Obat Paracetamol

Jika dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan lain, paracetamol bisa menimbulkan reaksi berupa peningkatan efek samping atau justru mengurangi efektivitas paracetamol itu sendiri. Untuk menghindarinya, jangan mengonsumsi paracetamol dengan obat-obatan di bawah ini:

- Phenobarbital, phenytoin, atau primidone (obat-obatan yang biasanya digunakan untuk mengontrol kejang).

- Colestyramine (obat yang biasanya digunakan untuk mengurangi rasa gatal pada gangguan ginjal).

- Warfarin (obat yang biasanya digunakan untuk mencegah pembekuan darah).

- Carbamazepine (obat yang biasanya digunakan untuk mengobati epilepsi).

- Metoclopramide (obat yang biasanya digunakan untuk meredakan rasa mual dan muntah).

- Imatinib atau busulfan (obat-obatan yang biasanya digunakan untuk mengobati kanker jenis tertentu.

- Lixisenatide (obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi diabetes tipe 2).

- Ketoconazole (salah satu jenis obat antijamur).

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *