Kolelitiasis disebut juga batu empedu, gallstones, biliary calculus. Istilah kolelitiasis dimaksudkan untuk pembentukan batu di dalam kandung empedu. Batu kandung empedu merupakan gabungan beberapa unsur yang membentuk suatu material mirip batu yang terbentuk di dalam kandung empedu.
Batu empedu adalah timbunan kristal di dalam kandung empedu atau di dalam saluran empedu. Batu yang ditemukan di dalam kandung empedu disebut kolelitiasis, sedangkan batu di dalam saluran empedu disebut koledokolitiasis.
Faktor Resiko Batu Empedu
Pertama adalah jenis kelamin. Dalam hal ini, perempuan dua kali lebih beresiko terserang batu empedu ketimbang pria. Berlebihnya produksi estrogen akibat kehamilan, terapi sulih hormon, atau penggunaan pil KB, dapat meningkatkan kadar kolestrol dalam cairan empedu, sehingga mudah terbentuk batu.
Kedua adalah faktor keturunan karena banyak ditemukan bahwa penyakit batu empedu sering kali merupakan penyakit keturunan dalam keluarga.
Ketiga adalah berat badan sebab pada orang gemuk kadar garam dalam cairan empedu berkurang, sementara kolestrol meningkat. Kegemukan merupakan faktor resiko terbesar batu empedu pada wanita.
Faktor keempat adalah pola makan. Pola makan tinggi lemak serta kolestrol, dan rendah serat menambah resiko batu empudu.
Kelima, berat badan turun secara drastis. Melakukan diet ketat atau puasa dalam jangka panjang; sehingga berat badan turun drastis, membuat lever mengeluarkan ekstra kolestrol ke dalam cairan empedu. Akibatnya bisa terjadi batu empedu.
Keenam adalah faktor usia, dimana orang yang berusia 60 tahun ke atas lebih mudah terbentuk batu empedu. Ini karena tubuh cenderung mengeluarkan lebih banyak kolestrol ke dalam cairan empedu.
Faktor ketujuh adalah pemakian obat anti-kolestrol. Hal ini bukan berdampak positif namun malah bisa meningkatkan jumlah kolestrol yang dilepas ke dalam cairan empedu. Hal ini bisa membuat terbentuknya batu empedu.
Penyembuhan Batu Empedu
Minum air putih minimum 8 gelas satu hari bisa menolong menyembuhkan dan menghindar munculnya batu empedu. Lantaran dengan air putih bisa memperlancar metabolisme pada badan, hingga toksin-racun pada badan bisa keluar serta bakal keluarkan batu empedu dan menghindar munculnya batu empedu.
Air putih memanglah tampak remeh, walau demikian manfaatnya yang tidak main-main bisa melindungi kesehatan badan dengan cara baik.
Selain minum air putih berikut adalah alternatif untuk mengobati batu empedu:
- Cuka Apel
Buah apel memiliki kemampuan untuk melarutkan batu empedu. Kandungan asam malat dalam apel mampu melunakkan batu empedu, sehingga dengan mudah dihilangkan dari kandung atau saluran empedu.
Selain itu cuka apel dapat mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan oleh batu empedu dan menghambat hati dalam membuat kolesterol, yang mana kolesterol (LDL) merupakan penyebab terbesar terjadinya batu empedu. Anda bisa konsumsi dalam bentuk cuka apel maupun buah segar ataupun dibuat jus, semua sama manfaatnya.
- Lemon
Lemon memiliki kemampuan untuk menghambat hati dalam membuat kolesterol. Kandungan pektin dalam lemon bermanfaat mengurangi rasa sakit akibat adanya batu empedu. Dan juga vitamin c yang terdapat dalam lemon, membantu melarutkan kolesterol dalam air sehingga dapat melenyapkan batu empedu. Selain lemon, anda bisa juga menggunakan buah jeruk untuk mengobati batu empedu.
- Kunyit (Turmeric)
Kunyit memiliki kandungan curcumin yang sangat efektif dalam mengobati batu empedu. Kunyit membantu melarutkan batu empedu dan senyawanya. Kunyit juga memiliki sifat anti-inflamasi (anti peradangan) dan anti-oksidan (nutrisi yang berperan dalam menjaga dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat radikal bebas). Dengan konsumsi setengah sendok teh bubuk kunyit setiap hari mampu melenyapkan 80% batu empedu, anda bisa menambahkan madu untuk mempercepat penyembuhan.



