Definisi Penyakit Thypoid Menurut Para Ahli!

Demam tifoid (Typhoid fever) adalah jenis penyakit yang berkaitan dengan demam karena adanya infeksi bakteri yang menyebar ke seluruh tubuh dan mempengaruhi banyak organ. Tanpa pengobatan yang tepat maka penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius dan bisa berakibat fatal.

Orang awan menyebutnya dengan demam tifus atau tipes, disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella typhi, juga berhubungan dengan bakteri yang menyebabkan keracunan makanan salmonella.

Demam tifoid sangat menular. Orang yang terinfeksi bisa menularkan bakteri dari tubuh mereka misalnya melalui feses atauyang paling jarang dalam urin mereka. Jika orang lain makan makanan atau minum air yang telah terkontaminasi dengan sejumlah kecil kotoran atau urine yang terinfeksi, mereka dapat terinfeksi dengan bakteri dan berkembang menjadi demam tifoid.

Penyebab Penyakit Thypoid

Penyakit demam tifoid umumnya disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi, Salmonella paratyphi A, dan Salmonella paratyphi B, kadang-kadang dapat juga disebabkan oleh jenis salmonella yang lain, namun demam tifoid yang disebabkan oleh Salmonella typhi lah yang cenderung untuk berkembang menjadi penyakit yang lebih berat.

Bakteri Salmonella dapat hidup pada suhu ruangan dan suhu yang rendah selama beberapa hari dan dapat bertahan hidup pada bahan makanan kering, sampah dan tinja selama beberapa minggu.

Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh kuman.

Sebagian besar kuman yang masuk ke dalam saluran cerna dimusnahkan oleh asam lambung dan sebagian kecil sisanya masuk ke dalam usus halus dan kemudian berkembang biak. Bila sistem kekebalan pada usus halus kurang baik, maka kuman dapat menembus usus halus lalu masuk ke dalam aliran darah dan akhirnya menimbulkan gejala.

Gejala Penyakit Thypoid

Ada gejala penyakit typhoid yang akan dialami oleh penderitanya. Tetapi gejala typus tidak akan langsung muncul setelah di infeksi.

Beberapa hari setelah infeksi, maka gejala penyakit typus baru akan muncul, karena rata rata masa inkubasi satu sampai dua minggu lamanya meskipun di beberapa kasus bisa lebih cepat atau pun lebih lambat. Maka dari itu berikut beberapa gejala penyakit typus (typhoid fever) yang bisa dirasakan:

  • Berkeringat
  • Batuk kering
  • Penurunan berat badan
  • Sakit perut
  • Kehilangan nafsu makan
  • Otot terasa sakit
  • Sakit kepala
  • Merasa sakit atau tidak enak
  • Pembesaran ginjal dan hati
  • Kelelahan dan lemas
  • Demam yang dapat meningkat secara bertahap tiap hari di minggu pertama. Demam biasanya meninggi pada malam hari
  • Anak-anak sering mengalami diare, sementara orang dewasa cenderung mengalami konstipasi
  • Muncul ruam pada kulit berupa bintik-bintik kecil berwarna merah muda
  • Merasa tidak tahu sedang berada di mana dan apa yang sedang terjadi di sekitar dirinya.

Diagnosa Penyakit Thypoid

Berikut ini cara mendiagnosa penyakit thypoid, yaitu:

  • Diagnosis ditegakkan berdasarkan keluhan atau gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik
  • Widal test sudah jarang digunakan karena rendahnya spesifisitas dan sensitifitas. Hasil widal test dapat dijadikan pertimbangan jika terjadi peningkatan titer antibodi sebesar 4 kali lipat
  • Test fungsi hati mungkin dapat menunjukkan peningkatan
  • Fungsi ginjal mungkin dapat terganggu, namun tidak pernah dilaporkan terjadinya gagal ginjal kronik pasca infeksi salmonella
  • Untuk memperkuat diagnosis dapat dilakukan pemeriksaan penunjang berupa biakan darah, tinja, air kemih serta cairan empedu guna menemukan bakteri penyebab
  • Pada kasus dimana terjadi perforasi usus akan tampak gabaran udara bebas mengisi rongga perut
  • Biopsi sumsum tulang dapat memberikan keakuratan diagnosis sebesar 90%. Namun prosedur ini jarang dulakukan.

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *